Home » Berita (Page 4)

Category Archives: Berita

Promovendus

previous arrow
next arrow
Slider

DIKLAT TILAWATI KPM BERLANJUT DI PILANGGLENTENG

Oleh :

Yusuf Hamidi

Dalam rangka Peringatan Hari Guru, TPQ PeGe menggelar diklat metode tilawati dalam semangat peningkatan kompetensi guru pada Ahad Sore (25/11).

Diklat diikuti oleh semua jajaran guru dan pengelola tpq PeGe. Pengelola TPQ kini semakin pede dengan mendatangkan tutor professional dari luar, sebuah keputusan yang enggan diambil sebelum peserta KPM datang ke PeGe.

Diklat yang disepakati akan berlanjut pada minggu-minggu berikutnya itu diisi langsung oleh trainer tilawati dari salah satu dosen STAIDA, Bapak Saleem Arafik, M.HI.

Datangnya peserta KPM ke PeGe merupakan jawaban dari do’a-do’a yang kami panjatkan selama ini, ujar pengelola TPQ.

Semoga atmosfir kesemengatan yang dimulai dari kegiatan KPM tetap lestari mewarnai kegiatan keagamaan di bumi Pilangglenteng. Amin.

Kelahiran Doktor dari STAIDA

Alhamdulillahirobbil Alamin diucapkan. Ketua STAIDA, Dr. H. Burhanuddin Ubaidillah, Lc. Mag,  secara resmi telah menyandang Gelar Doktor (S3). penobatan dilakukan di Acara Senat Terbuka UIN SUNAN AMPEL SURABAYA, bertempat di Gedung Sport Center UINSA pada hari Sabtu, 24 November 2018. ucapan tulus berupa doa kami sekeluarga besar STAI Darussalam Krempyang Nganjuk ucapkan. semoga semakin berprestasi. bermanfaat bagi Agama Nusa Dan Bangsa

Jalan Kesuksesan Yang Terjal

Mu’arifah

 

Kebahagiaan bukan milik orang yang punya banyak hal, tapi milik orang yang selalu bersyukur walau punya sedikit hal Anonymous

Kedungglugu, dusun kecil padat penduduk di Ds. Kedungglugu Kec. Gondang Kab. Nganjuk. Jalanan rusak dan gapura tua yang roboh berlumut adalah tanda masuk dusun ini.

Dusun dimana anak-anak ketika ditanya “siapa kita?” dengan semangat masih menjawab “INDONESIAA”

Bahagia, tentu saja anak-anak menikmati yang mereka sebut jalan ter_jendul-jendul ini. Jalan yang memecahkan telur pedagang sayur, karena batu yang menonjol ke permukaan. Jalanan tanpa lampu yang gelap saat malam dan licin saat hujan.

Namun jalanan rusak tidak selamanya bisa menjadi alasan. Karena bergerak dan berkembang adalah tujuan.

Saat tidak bisa merubah keadaan, bertahan dalam keterbatasan adalah tantangan. Bahagia dalam kekurangan adalah pilihan.

Lagi-lagi bersyukur adalah kata yang tepat menggambarkan perasaan bahagia tak ternilai bagi peserta KPM STAIDA kelompok kerja Kedungglugu. Sepuluh hari pengabdian ini seperti merangkum makna kehidupan.

Tidak banyak yang kami beri, namun banyak sekali yang kami dapat. Perpisahan hari ini adalah awal sesungguhnya perjuangan.

Kedungglugu, 19 November 2018

Dont You Remember

 

Warga mengucapkan selamat tinggal dan terimakasihnya, anak SD berdatangan membawa surat yang mereka tulis sendiri atau kado sederhana untuk disimpan. Kalian akan terharu dan menangis lagi, ada juga yang memaksakan diri untuk tegar. bahkan ada yang mendoakan, semoga bannya mobil, sehingga kakak KPM tidak balik.

Lalu, tiba saatnya  pulang meninggalkan desa, rasanya ada sesuatu yang hilang ketika  melewati batas desa. Bukan masalah barang-barang kecil atau potongan sabun yang sengaja ditinggalkan di sana.  Tapi lebih kepada hati yang tertinggal di lokasi KPM beserta kenangan yang terselip di dalamnya.

Dan kita tak akan malu untuk menangis, mengenangnya.

Hati Yang Tertinggal

Wajah mentari tampak cerah menawan
Seolah mengerti ada hati yang resah
Emosi mulai membuncah
Asa masih tergambar indah

Kalau orang bilang bertemu pasti  ada pisah
Maka itu sungguh tak ada salah
Kali ini giliran kita
Berkaca-kaca pada mata

Taukah kau sahabatku
Apa yang harusnya menghiburmu
Kala satu persatu jejak kaki menghapus bekas
Seolah tak pernah ada napak tilas

Bayangkan dalam anganmu
Kita pergi untuk sesuatu yang baru
Bukankah bergerak tanda hidup
Bukankah terus di sini itu tak cukup

Untuk kehidupan yang baru
Ku sambut dirimu penuh haru
Untuk kenangan yang lalu
Engkau tetap di hatiku

Selamat berpisah kawan
Meneruskan mimpi yang sempat tertahan
Andai jasad masih dikandung badan
Bukan mustahil sebuah pertemuan

Langitpun Menangis

tak terasa, sudah 10 hari STAIDA melaksanakan KPM 2018. sekarang tinggal perpisahan, tampak wajah sedih menggelayuti para penduduk dan peserta KPM STAIDA. Semangat kebersamaan selama 10 hari telah terpupuk.  rasa memiliki, kekeluargaan dan gotong royong berbaur menjadi satu.

Langitpun menangis, hujan turun beriringan dengan penutupan KPM STAIDA 2018. seakan sedih akan perpisahan ini. tapi, kewajiban dan tugas telah usai. semua sudah ada waktunya. harapan para peserta, semoga ilmu dan amal selama 10 hari terakhir, bisa bermanfaat dan berguna bagi masyarakat binaan.

Pendirian Taman Baca di KPM STAIDA 2018

By :

Nuruli

Teringat percakapan kecil dengan salah satu adek yang duduk dibangku sekolah dasar kls 6
di desa yang kami tempati untuk pengabdian…
Percakapan selepas bimbel pada saat itu. Masih sangat membekas dipikiran dan hati.
Dibimbel kami mengharuskan anak2 sholat magrib dahulu baik di masjid, mushola, di rumah atau di posko kami. Faktanya anak2 banyak yang meminta sholat di posko kami.

Sebut saja si A dalam percakapan tersebut.
Si A mengutarakan mengapa dia tidak sholat. Ada beberapa alasan diantaranya : Malas,, dan Mengatakan bahwa orang tuanya juga tidak sholat..

Dalam Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional Bab II Pasal 2 dicantumkan tujuan pendidikan nasional yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Keluarga, lembaga sekolah, dan masyarakat merupakan tiga pusat yang berkewajiban dan bertanggung jawab atas terselenggaranya pendidikan terhadap anak.

Rumah baca al alam merupakan ikhiar yang kami bangun bermitra dengan pemuda pemudi serta ormas setempat.
Terimakasih untuk orang2 yang telah, sedang, dan akan mendukung kami.. Semoga segala urusan kita dimudahkan olehNya.

Terimakasih atas donasi buku nya.. Semoga bermanfaat, berkah sehingga kita semua bisa menggapai ridhoNya..

Mutiara Terpendam dari Pilangglenteng

By :

Yusuf Hamidi

Genap satu minggu para peserta KPM menggali potensi-potensi yang dimiliki para santri TPQ Pilangglenteng. Selama seminggu itu pula kedekatan dan ikatan emosional terjalin.

Kegiatan bimtek yang berlangsung setiap sebelum dan sesudah maghrib itu dalam rangka menyemangati dan membimbing mereka agar tetap semangat dan percaya diri pada potensi yang dimiliki. Penggalian potensi tersebut melalui kemampuan adzan, tartil al Qur’an, kaligrafi, doa-doa harian dan kosa kata bahasa arab.

Dan pada sore ini (17/11), kemampuan-kemampuan yang telah terasah melalui bimbingan kakak-kakak KPM Pokja PeGe akan dibuktikan melalui lomba dalam tajuk “Semarak Miladi”. Lima cabang perlombaan digelar sebagaimana kajian ansos peserta KPM sebelum live in.

Dalam kompetisi tersebut masing-masing cabang lomba akan diambil juara 1, 2 dan 3, kecuali untuk yang kaligrafi ditambah harapan 1, 2 dan 3 karena cabang ini diikuti oleh 63 peserta.

Kesemangatan mereka semakin bertambah karena juara dari cabang adzan dan tartil akan diikutkan kompetisi tingkat desa di Desa Karangsemi, sebuah acara yang diadakan oleh Pokja Karangsemi.

Semoga dengan adanya kegiatan ini akan banyak tergali potensi-potensi bersinar di Gondang selatan.

PeGe. 17/11/2018
#pege.jaya

Kebersamaan Yang Tak Terlupakan

By :

Ulfa Farikha

Rasanya baru sedetik saling menyapa berikut kegiatan di posko kedunggalih stiap mnjelang senja. belajar bersama adik2 skitar basecamp. Tapi tk terasa kebersamaan ini telah brlalu tinggal sekali senja kita saling menyapa. Tinggal sekali senja kita bercanda. Tinggal sekali senja kita saling brtatp mata. Semuanya brlalu terasa hanya satu detik. Satu detik yg sangat berarti. Hingga sedikit gurauan kami dngar antara pesrta dngn adek2 . dilarang pulang kaak kami baru bisa menyapa kakak satu detik dan skrg kakak pergi tdak ada satu pserta pun yg sanggup mnjawab smuanya tertunduk dn sontak meneteskan air mata kecil. Hnya bsa brgumam di dlm hati smoga kami akan bisa kesini lagi suatu saat nanti dng melihat kesuksesan kalian.

Mahalnya Sebuah Hidayah

By :

Mas Mus

Acara penutupan KPM pokja Kalangan yang di gelar hari Sabtu tgl 17 November 2018 benar2 banjir haru dan air mata masyarakat kalangan, seperti halnya hujan yang turun bersamaan dgn penutupan KPM pokja Kalangan malam ini.

Semenjak masuknya anak-anak KPM STAIDA seminggu terakhir di kalangan, semua program keagamaan, sosial dann bahkan kerukunan bercahaya bahkan seperti bergema di kehidupan masyarakat kalangan, mulai berkumandangnya adzan tepat waktu, khutbah, baksos dan lain-lain yang secara istiqomah berjalan dgn ramai dan membaur antar masyarakat selama seminggu ini.

Akan tetapi, disaat bersamaan, tampak wajah kecewa, terlihat tergambarkan dari para ibu2, bapak2, anak2 dan pemuda kalangan di penutupan KPM malam ini, hal tersebut dibayangkan para masyarakat, apakah setelah kepergian anak2 KPM kalangan masih bisa seperti ini, apakah Hidayah xg baru dapat akan hilang kembali. Mereka tidak bs membayangkan kalau hal itu bisa terjadi kembali di kalangan seperti sebelum-sebelumnya. Karena di kalangan, Hidayah itu sangat mahal,

June 2019
M T W T F S S
« May    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

VISITOR

Flag Counter