Home » 2018 » November » 16

Daily Archives: November 16, 2018

Karangsemi Mengaji

By

Afifudin

Satu program KPM pokja Karangsemi sudah terlaksana. Program sosial ini dilaksanakan di masjid Sabilil Huda karangsemi dengan tema meneladani Nabi Muhammad SAW dalam membina keluarga sakinah dengan narasumber KH. Abdul Basit Misbachul Fitri, M.HI. dari jombang. Diikuti oleh warga masyarakat yang terdiri dari pemuda-pemudi, bapak-bapak warga sekitar dan jamaah ibu-ibu muslimat. Program ini dilaksanakan dalam rangka untuk memberikan penyuluhan dan motivasi kepada warga masyarakat dalam membina rumah tangga yang sesuai dengan tuntunan agama sehingga dapat tercipta keluarga yang sakinah mawadda wa rahmah.

Karangsemi Bersemi

By :

Afifudin

Kelompok Kerja (Pokja) Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAI Darussalam yang berada di dusun Karangsemi desa Karangsemi Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk pada hari Kamis (15/11) melaksanakan salah satu programnya berupa “Pembinaan Keluarga Sakinah”. Kegiatan ini disambut meriah oleh warga sekitar baik dari kalangan kaum Adam maupun kaum Hawa. Terbukti hampir mencapai 80 orang hadir mengikuti kegiatan yang di sengkuyung oleh para mahasiswa KPM yang tergabung dalam Pokja Karangsemi bersama Takmir masjid Sabilil Huda desa Karangsemi.

Pada dasarnya, fihak panitia penyelenggara yakni para mahasiswa KPM dan Takmir masjid Sabilil Huda sejak acara belum dimulai sempat memiliki pesimisme ketidaksuksesan. Sebagaimana dituturkan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Pokja Karangsemi Saleem Arofik, tepat pada pukul 19.00 di masjid Sabilil Huda melalui suara bapak Modin diumumkan bahwa salah satu warga desa Karangsemi yang bernama ibu Maitun meninggal dunia. Secara otomatis, dinyatakan oleh Islamil selaku ketua takmir masjid tersebut, sebagian masyarakat tidak bisa hadir mengikuti kegiatan karena harus takziah yang selanjutnya dilangsungkan dengan mengikuti proses pemakaman pada saat itu juga.

Kegiatan yang secara resmi dimulai pukul 19.30 WIB ini satu jam sebelumnya dibuka dengan penampilan grup rebana ibu-ibu muslimat desa Karangsemi. Dengan berseragam baju serta kerudung berwarna hijau tosca mereka menampilkan beberapa lagu sebagai “tanda” bahwa tidak lama lagi kegiatan “Pembinaan Keluarga Sakinah” akan segera dimulai. Selesai menampilkan sekitar lima lagu, penampilan diberhentikan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan jamaah shalat Isya’ yang senyatanya membuat halaman masjid sabilil Huda penuh oleh para jamaah dari kaum ibu-ibu walaupun hanya beralaskan Terpal sedangkan masjid bagian dalam dipenuhi oleh para bapak-bapak.

Kegiatan “Pembinaan Keluarga Sakinah” ini walaupun dikemas dalam bentuk laiknya pengajian rutinan serta diiringi niatan memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad Saw namun sama sekali tidak mengurangi subtansi dan esensi dari diadakannya kegiatan tersebut yakni pembinaan kepada masyarakat menuju tercapainya keluarga sakinah mawaddah wa rahmah. Kegiatan dengan “cita rasa” program studi Ahwal Al-Syakhsiyah ini semakin menemukan “greget” karena menghadirkan nara sumber seorang da’i dari Jombang bernama ustadz H. Abdul Basit Misbachul Fitri, M.HI.

Dalam orasinya, beliau menyampaikan banyak hal tentang langka-langkah menciptakan keharmonisan serta kerukunan dalam membina rumah tangga sehingga rumah tangga layak disebut dengan sakinah mawaddah wa rahmah. Dengan selalu merujuk pada prilaku Nabi yang telah tertuang dalam banyak literature klasik maupun modern beliau mencontohkan satu-persatu bagaimana pola kehidupan Nabi bersama kesembilan istrinya sehingga Nabi mendapat gelar Uswah Hasanah. Dengan joke-joke khas Jombangnya walaupun pada dasarnya contens yang disampaikan serius namun uadiens sukses dibuat ger-geran olehnya.

Kegiatan pembinaan ini tepat pukul 22.00 WIB ditutup oleh MC yang kebetulan merupakan salah satu mahasiswa fakultas syariah STAI Darussalam bernama Taufiqul Musthafa. Seusai acara kemudian dilangsungkan dengan session (meminjam istilah khas ketua LP3M STAI Darussalam Idam Musthofa) perphotoan dengan fihak-fihak terkait. Dimulai dengan para sumber bersama dengan takmir masjid hingga perphotoan antara mahasiswa dengan pemeriah acara yaitu grup rebana ibu-ibu desa Karangsemi.